Kantin Pelangi Kumuh di Depan Rumdis Bupati, Akun “Raja Migo” Sentil Dinas Kebersihan Way Kanan Lewat Satir Menohok!

Berita, Daerah43 Dilihat

BLAMBANGAN UMPU, Nusantara Merdeka News – Sebuah unggahan di media sosial Facebook mendadak jadi buah bibir dan sorotan tajam warganet di Kabupaten Way Kanan. Akun bernama “Raja Migo” membagikan foto yang memperlihatkan kondisi memprihatinkan dari area Kantin Pelangi—sebuah fasilitas publik yang terletak strategis di pusat komplek Perkantoran Pemkab Way Kanan, tepat di depan Rumah Dinas (Rumdis) Bupati.

Bukan sekadar foto biasa, unggahan tersebut dibumbui dengan caption singkat namun sarat akan nada satir: “Bersih Itu Indah”. Kalimat ini dinilai netizen sebagai tamparan keras sekaligus sindiran terbuka terhadap kinerja Dinas Kebersihan setempat, yang dianggap tutup mata dan membiarkan fasilitas umum di jantung pemerintahan sendiri terbengkalai.

Ironi di Depan Kediaman Orang Nomor Satu

Dalam foto yang viral tersebut, tampak jelas pemandangan yang kontras dengan slogan keindahan kota. Sampah-sampah terlihat berserakan di sekitar gazebo dan area duduk Kantin Pelangi. Daun-daun kering menumpuk tanpa sentuhan petugas kebersihan, menciptakan kesan kumuh dan minim perawatan.

Ironisnya, pemandangan berantakan ini justru berada tepat di depan mata pusat kekuasaan daerah dan berhadapan langsung dengan kediaman resmi Bupati Way Kanan.

“Warga mempertanyakan, bagaimana mungkin area di depan rumah dinas bupati dan pusat pemda dibiarkan kotor? Apakah ini cerminan dari ‘Bersih Itu Indah’ yang digaungkan pemerintah?” tulis akun Raja Migo dalam postingannya, yang langsung memicu gelombang komentar dari masyarakat.

Publik Ragukan Komitmen Kebersihan Pemda

Kondisi ini memicu skeptisisme publik terkait standar pelayanan kebersihan oleh instansi terkait. Muncul kekhawatiran di tengah masyarakat: jika area ring satu yang super strategis saja bisa luput dari perhatian dan dibiarkan kumuh, bagaimana dengan nasib kebersihan di wilayah pemukiman warga?

Sampai berita ini diturunkan, pihak Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kabupaten Way Kanan masih bungkam dan belum memberikan tanggapan resmi terkait foto viral tersebut. Masyarakat kini menunggu tindakan nyata—bukan sekadar bersih-bersih mendadak karena viral, melainkan adanya evaluasi total dan perawatan rutin terhadap seluruh fasilitas umum di bumi Way Kanan.

(Red)