NMN – Kota Bekasi.
Proyek pengaspalan tambal sulam atau patching ruas jalan .Cut Mutia,RT.001/RW.002,sepanjang jaya,kec,Rawalumbu,Kota Bks,Jawa Barat 17114.
Dikerjakan dengan asal asalan,tidak memenuhi SOP (standart operasional prosedur) K3 (keselamatan dan kesehata kerja) dan tidak ada penanggung jawab pengawasan dari dinas PU, kepolisian,dinas perhubungan Kota Bekasi pelaksanaan pengerjaan proyek pengaspalan tambal sulam tsbt jelas jalan Nasional ini padat kendaraan.
Proyek di kerjakan di atas genangan air tanpa ada pengeringan,aspal di tumpahkan begitu saja dengan alat seadanya.
Kami menemui dan mengkonfirmasi atas nama Asep yang mengaku sebagai pelaksana pekerjaan dan saat kami melemparkan beberapa pertanyaan semua di jawab tidak mengerti dia hanya di tugaskan untuk mengawasi dan sekali gus ikut bekerja,tidak lama Asep menelepon oki yang mengaku selaku mandor ,kami menanyakan beberapa pertanyaan oki hanya menjawab ini hanya pekerjaan minor dan semua persiapan sudah memenuhi standart tegas oki.
Asep bertanya ke pada kami awak media “seperti apa pelanggaran yang tidak boleh di lakukan katanya sambil tersenyum ,maaf saya hanya bekerja tidak mengerti apa apa tegas Asep,dan tak lama kemudian lani menelepon Asep ,kami bertanya siapa itu lani katanya ini penanggung jawab proyek kata Asep,dan kami awak media meminta untuk bisa berkomunikasi melalui telpon seluler milik Asep,percakapan dua arah itu di Jawa lani biasa lah buk proyek kecil kecilan dan meminta untuk berdamai 86 istilah di lapangan kata lani melalui telpon seluler itu,kami pun awak media bingung apa maksud 86 yang di lontarkan yang mengaku sebagai lani penanggung jawab proyek tersebut ,kami meminta lani turun ke lokasi pekerjaan proyek pengaspalan tambal sulam tersebut agar melihat dan mengetahui langsung hasil kerja,pekerjanya di lapangan ,namun percakapan tersebut berlangsung alot dan seolah lani tidak terima dengan beberapa pertanyaan yang kami sampaikan,
Tidak lama kemudian proyek tersebut di tinggalkan begitu saja tidak diselesaikan ,semua alat alat di angkut ke mobil pik up berwarna hitamĀ Suzuki Futura dengan no plat R. 8907 DT.
,kami awak media mengetahui kendaran yang melaju kencang itu pergi mengarak ke Jl. Ahmad Yani No.1, RT.004/RW.001, Marga Jaya, Kec. Bekasi Sel., Kota Bks, Jawa Barat 17141.
Kami awak media berselang satu jam kami kembali ke lokasi pengaspalan tambal sulam tersebut benar saja pekerjaan itu di tinggalkan terbengkalai dan banyak pengguna jalan Nasional itu hampir terjatuh dan jelas kami mengetahui penerangan yang sangat minim itu hingga pengguna jalan tidak melihat banyaknya jalan berlubang.
Untuk itu kami awak media mewawancarai penduduk setempat wilayah pengaspalan tambal sulam tersebut yang sangat kecewa atas pengerjaan pengaspalan tambal sulam tersebut agar memberi sanksi tegas kepada dinas PU dan atau pihak ketiga yang di percayakan pihak dinas PU untuk melaksanakan pekerjaan pengaspalan tambal sulam tersebut.














