Gong Sensus Ekonomi 2026 Ditabuh Pemkab Lampung Selatan Terjunkan 960 Petugas, Targetkan Akurasi Data Nasional

Berita, Daerah121 Dilihat
banner 468x60

KALIANDA | NUSANTARA MERDEKA NEWS – Langkah besar untuk memetakan arah baru perekonomian daerah resmi dimulai. Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan secara resmi mencanangkan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 (SE2026). Momentum strategis nasional 10 tahunan ini ditandai dengan pemukulan gong oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Lampung Selatan, Supriyanto, bertempat di Aula Krakatau Kantor Bupati Lampung Selatan, Kamis (18/6/2026).

Acara krusial ini dihadiri oleh jajaran forum komunikasi pimpinan daerah (Forkopimda), mulai dari perwakilan Kejaksaan Negeri (Kejari) Lampung Selatan, Kodim 0421/Ls, Polres Lampung Selatan, hingga sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Tak ketinggalan, ratusan petugas sensus yang siap menyisir lapangan turut memadati lokasi acara.

banner 336x280

Sekda Supriyanto: Data Akurat Adalah Kunci Kebijakan Pembangunan

Dalam sambutannya, Sekda Supriyanto menegaskan bahwa Sensus Ekonomi merupakan agenda strategis nasional yang sangat vital demi mendapatkan potret menyeluruh mengenai struktur dan perkembangan riil perekonomian Indonesia, khususnya di bumi Lampung Selatan.

“Melalui kegiatan ini, pemerintah dapat memperoleh data yang akurat, lengkap, dan mutakhir mengenai berbagai aktivitas usaha yang menjadi penggerak utama pertumbuhan ekonomi,” jelas Supriyanto.

Ia menambahkan, ketersediaan data ekonomi yang berkualitas memiliki peran penentu dalam melahirkan kebijakan pembangunan yang tepat sasaran. Data komprehensif hasil SE2026 ini nantinya akan dijadikan fondasi utama dalam:

Merumuskan perencanaan pembangunan daerah.

Menyusun program pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Menarik investasi baru dan memperluas lapangan kerja.

Mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif serta berkelanjutan.

“Keberhasilan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 tidak hanya menjadi pundak tanggung jawab Badan Pusat Statistik (BPS) semata. Ini memerlukan dukungan total dan partisipasi aktif dari seluruh stakeholders, baik pemerintah daerah, dunia usaha, maupun masyarakat luas,” imbuhnya.

Inovasi “NGIBAR” dan Ajakan Jujur Mengisi Kuesioner

Pada kesempatan tersebut, Pemkab Lampung Selatan juga memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para pelaku usaha yang hadir dan ikut serta dalam gerakan “NGIBAR” (Ngisi Bareng Kuesioner SE2026).

Sesuai dengan tema besar yang diusung, yakni “Mengawal Akurasi Data Demi Pembangunan Ekonomi Berkelanjutan”, Supriyanto mengetuk kesadaran para pelaku dunia usaha. “Saya mengajak seluruh pelaku usaha untuk memberikan informasi yang benar, lengkap, dan jujur saat didata,” tandasnya tegas.

BPS Terjunkan Ratusan Petugas “Door to Door” Selama 75 Hari

Diwawancarai secara terpisah, Kepala BPS Lampung Selatan, Eko Purnomo, membeberkan kesiapan teknis instansinya dalam mengawal hajat besar ini. Guna menyisir seluruh potensi ekonomi di wilayah Lampung Selatan, BPS menerjunkan kekuatan penuh.

“Untuk menyukseskan program Sensus Ekonomi 2026, kami menugaskan sebanyak 960 orang petugas dengan durasi waktu pendataan lapangan selama 2,5 bulan atau 75 hari. Kegiatan ini berjalan mulai 15 Juni hingga 31 Agustus 2026,” urai Eko secara detail.

Pihak BPS mengimbau keras agar seluruh lapisan masyarakat menyambut baik para petugas yang akan bergerak secara door to door (dari rumah ke rumah).

“Kami sangat memohon kerja sama dari masyarakat luas. Tolong terima petugas kami dengan baik dan berikan jawaban apa adanya, sesuai dengan kondisi usaha yang sebenar-benarnya di lapangan. Kejujuran Anda menentukan masa depan ekonomi daerah,” pungkas Eko.

( Red )

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Are you human? Please solve:Captcha