NMN | Kota Bekasi – Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) Jaya PAC Jatiasih yang dipimpin Ketua Andreas Beda kredok menggelar acara santunan anak yatim dan buka bersama di kantor sekretariat berlokasi di Jalan Pondok Gede Permai, Jatirasa, Kecamatan Jatiasih, Kota Bekasi. ( 08 Maret 2027 )
Acara yang dihadiri oleh pengurus DPP , DPC Kota Bekasi, PAC se Kota Bekasi beserta jajaran, Kyai Jaka Sembung, tokoh masyarakat, serta anak yatim dari lingkungan sekitar berlangsung meriah.
Menurut ketua GRIB Jaya PAC Jatiasih Andreas Bedakredok, kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat kepedulian antar sesama dan menjaga solidaritas dalam organisasi.
Freddy mm deputi kesekjenan DPP bidang pengembangan Sumber Daya Manusia ( SDM ) mengatakan organisasi bukan kumpulan orang hebat sendiri sendiri ego dan senioritasakan melemahkan tim disini kita harus bekerja sama agar segala yg kita kerjakan akan berjalan mulus makanya sebelum kegiatan wajib seorang ketua memberikan arahan dan tugas KPD anggota dan mengevaluasi setelah kegiatan..untuk itu organisasi jng sampai melemah.kenapa bisa melemah Krn banyak nya anggota yg kurang disiplin kalo seperti ini jng dimarahi tapi panggil dikasih pengarahan agar TDK melanggar lguntuk itu kordinasi lebih ptg dari pada banyak komando tapi sy yakin PAC JT asih SDH solid kompak pesan saya kita kuat Krn kita bersatu
”Kami mengadakan acara ini agar kepedulian kita terhadap sesama diperkuat dan solidaritas kami tetap terjaga,” ujarnya dengan tegas.
Andreas menambahkan, rencana serupa akan diwujudkan kembali pada tahun depan untuk menyambut bulan suci Ramadhan dan memelihara rasa kebersamaan.
“Harapannya kita sebagai sesama bisa lebih saling membantu, peduli, dan menjadi yang terbaik di kemudian hari, serta selalu memegang erat visi misi organisasi,” ucapnya.
Freddy mm deputi kesekjenan DPP bidang pengembangan SDM Grib jaya memiliki visi menjadi organisasi masyarakat yang kuat, mandiri, berwibawa, serta aktif dalam menjaga persatuan bangsa dan meningkatkan kesejahteraan rakyat.
Adapun misinya berfokus pada pemberdayaan masyarakat, advokasi, penguatan struktur organisasi, serta sinergi dengan pemerintah.
( Red )













